Thursday, June 20, 2019

Dunia Teletubbies




Inilah Teletubbies.. Inilah Teletubbies.. (Sumber Tribunnews)

#30harimenulis2019_hari_18
387 kata

“Tinky Winky... Dipsy... Laa Laa... Po...! Teletubbies.. T eletubbies... Berpelukan!”

*you sing, you lose!* :D

Hayo, masih pada inget gak ama lirik lagu di atas? Buat yang hidup di tahun 2000an harusnya hafal dong. Yep, lagu itu merupakan jingle dari acara anak-anak bertajuk Teletubbies. Acara ini tuh menceritakan empat makhluk lucu Teletubbies yang memiliki warna dan hobi yang berbeda-beda. Ada Tinky Winky si ungu yang hobi bermain dengan tas lucunya, Dipsy si hijau sang penyuka topi, Laa Laa si kuning yang suka sekali bermain dengan bola besarnya, serta Po si merah yang doyan main skuter.

Mereka tinggal di suatu tempat antah berantah yang daratannya tertutup padang rumput nan luas dengan bunga-bunga serta pohon rindang yang tumbuh di sekitarnya. Kelinci-kelinci besar berwarna abu-abu pun terlihat hilir mudik di dataran tersebut. Lucunya, matahari yang menyinari tempat itu berwujud kepala bayi yang seringkali tersenyum senang melihat tingkah polah para Teletubbies lho.

Di tengah-tengah padang rumput itu terdapat rumah tempat para Teletubbies tidur. Rumah yang berbentuk kubah ini pun ditutupi oleh rerumputan. Karena bentuknya yang landai, Teletubbies juga bisa menaiki rumahnya sampai ke atas. Makanya gak heran kalau pintu masuk ke rumah mereka itu ada dua, bisa melewati pintu biasa dari depan atau pintu yang berada di atas. Enaknya masuk dari atas, mereka bisa langsung main perosotan sampai ke bawah.

Desain dalam rumahnya sendiri diseting secara futuristik, yang terdiri dari dapur, tempat tidur, tempat makan dan tempat bermain. Untuk dapurnya sendiri ada kayak pembuat makanan dan minuman otomatis. Euh, pokoknya pas dulu nonton sampe mupeng ngeliat para tubbies makan. Udah gitu, ranjangnya juga keliatan nyaman banget. Terus hebatnya lagi, mereka punya robot pembersih ruangan bernama Noo-Noo (dibaca Nunu). Makanya, biarpun tuan rumahnya main sampe kotor-kotoran, gak makan waktu lama ruangannya bakalan kinclong lagi. Hehe..

Alhasil, ngelihat keindahan dunia Teletubbies itu  mau gak mau bikin gw jadi ngekhayal untuk tinggal di dunia tersebut deh. Enak banget kali ya bisa tinggal di tempat yang damai, adem, nyaman, bersih, dan bebas dari yang namanya hiruk pikuk dunia. Udah gitu kerjaannya cuma main, makan, tidur, main, makan, tidur *repeat*. Hah, tapi apa daya, dunia nyata tak seindah dunianya Teletubbies itu, dan gw sebagai makhluk hidup yang tinggal di dalamnya kudu tetep rela jalanin sebagaimana mestinya. Dan yang pasti, Teletubbies aja punya lawan buat berpelukan, sedangkan gw kudu meluk siapa atuh ya? Pait, pait, pait. T_T

THE END

No comments: