Saturday, May 23, 2009

Rambu-rambu Lalu Lintas

Seperti kita tahu, rambu-rambu lalu lintas sangat berguna sekali dalam kehidupan kita. Bagaimana tidak? Tanpa lalu lintas, polisi ga akan bisa nilang dan dapet duit tilepan kan? Yeah, itu salah satu contohnya dan masih banyak hal lain yang berguna dari rambu lalin itu.

Ok, gw rasa cukup kata pembukanya, sekarang mari kita masuk ke pembahasannya, apakah kalian mengenal setiap rambu yang terpampang? Kalau jawabnya tidak semua, berarti lo normal. Soalnya gw juga kayak gitu. Wekeke.. Nah, kalau gitu mari kita mengenal rambu-rambu lalin itu lagi yo!

Siapa sih yang ga tau tanda yang begitu familiar dan hampir terlihat di setiap jalan yang ramai dikunjungi? Yep, tanda ini berarti Dilarang Pipis!! Atau malah jika daerahnya lebih ekstrim, tanda itu bisa berubah makna menjadi Dilarang 'Poop' atau buang air besar sembarangan. Untung saja tanda ini ada, kalau tidak, kita bakal nyaingin kucing dalam hal be'ol sembarangan nih.



Dilarang Nunjuk ke Bawah!! Wew, beneran dah. Gw sendiri kaget ngeliat tanda ini. Pemerintah mana yang begitu tega ngatur warganya sampai sebegitu ekstrim. Tapi kayaknya, rules ini masih nyambung ama yang di atas. Fungsinya jelas, supaya yang udah kepalang 'Poop' ga malu saat 'ampas'-nya ditunjuk-tunjuk orang. Wakaka..




Dari tulisan yang ada di rambu itu, udah jelas kalau artinya adalah STOP alias Berhenti! Eh, tapi dari kesederhanaan tanda tersebut, menyimpan bahaya lho! Soalnya kalau kita ngeliat tanda itu, kita kudu diem-stop-berhenti ga gerak-gerak selamanya. Ya, berdoa aja kita ga ngeliat tanda ini okeh!



Dilarang masuk tanpa Underwear! Itulah bunyi dari tanda tersebut. Sering digunakan di acara-acara resmi atau semi-resmi. Tetapi, walaupun aturan ini ketat, kita tetap harus bersyukur, karena para polisi/security tidak akan memeriksa daleman kita untuk mengecek apakah kita sudah memakai atau belum.




Hati-hati Copet! Ah, kayaknya ga usah dijelasin lebih lanjut lagi soal arti dari tanda ini. Pokoknya kalau liat tanda ini, amankan barang-barang berharga anda, jangan sampai kehabisan ya! Halah..



Hati-hati pengendaranya sedang mabuk! Tanda ini merupakan improvisasi dari polisi yang katanya capek kalau nilang orang mabuk. Jadi, ke depannya kalau orang mabuk mau nyetir, mereka kudu masang tanda ini di mobilnya, jadi polisi tahu dan ga heran lagi kenapa mobil yang dikendarain belak-belok ga jelas. Sungguh kreatif polantas kita! Hihi..


Terakhir..


Pasti udah tahu kan tanda ini? Yep, tanda ini berarti Dilarang Syirik ama yang punya blog ini ya! Ya, gw tau gw keren dan banyak yang ngefans.. Tapi gw yakin kalian juga bisa ngikutin jejak gw kok.. Wekeke... *digebukin pembaca*



*bengep-bengep sambil berusaha tetep nulis kesimpulan*
Sip lha, akhirnya beres juga ya pelajaran kita hari ini. Semoga kalian semua bisa lebih aware dan selalu membaca rambu lalu lintas dan mematuhinya, keh! See ya at next post!!

Wednesday, March 25, 2009

Tualait

Yak, untuk semua penggemar Twilight, semoga terhibur dengan fanfic di bawah ini ya. Jujur, ini fanfic gw yang pertama (atau mungkin yang terakhir.. *dilirik tajam fans Twilight*) untuk fandom Twilight. Jadi, mohon maaf jika ada salah kata. Bagaimanapun gw ini manusia (yang sangat keren). Hehehe..

Sok atuh dibaca ajah..

-------------------------------------------------------------------
TUALAIT
(A Twilight Parody)


Pertama, Edward adalah manusia nyamuk.... Kedua, ada bagian dalam dirinya, dan aku tak tahu seberapa kuat bagian itu, yang haus akan darahku, apalagi ketika aku menungging. Dan yang ketiga, aku jatuh cinta padanya dengan syarat seperangkat alat sholat dibayar tunai.


-=-=-=-=-=-=-=-=-=-

Aku baru saja sampai di Bogor, tempat dimana curah hujan lebih banyak daripada kota lainnya. Sehingga sinar matahari akan terlihat pada jam-jam tertentu saja, siang-siang tentu saja bakal terlihat, sedangkan malam, jangan ngarep deh! Entah mengapa aku memilih tinggal di kota kecil ini. Tapi jelas, aku tak akan tinggal dengan Rini, ibuku, yang baru saja menikah lagi dengan Phili―lebih senang jika dipanggil Upil―sales suatu produk di pabrik yang ada di Jakarta. Yeah, Jakarta. Aku pasti akan merindukan hawa panasnya, merindukan suasana saat ngungsi karena banjir, rindu dengan kemacetannya, dan dengan premannya yang bejibun. Eh, tapi pikir-pikir setelah dibaca ulang, aku tidak jadi rindu ama Jakarta deh. Hehehe….

Pokoknya sekarang aku tinggal di tempat Charli (nama asli Sujana, gara-gara ngefans dengan ST12 jadi pake panggilan itu), kepala hansip di kampung Cikiruh yang berada di kaki Gunung Salak. Untung Gunung Salak sering menyikat kakinya, jempolnya jadi gak bau dan penduduk Cikiruh yang berjumlah 101 Dalmation setengah jiwa bisa betah tinggal.

“Jadi, Bela, ini kamarmu,” kata Charli setelah tiba di depan kamar yang berada di lantai satu, “Aku tak mengubahnya sedikitpun semenjak liburan terakhirmu.”

“Trims, Charli!”

“Yah, sebenernya bukannya tidak mau mengubah, tapi karena aku malas membereskannya... hehe....”

Ok, satu hal tentang Charli, dia memang tidak pernah berbasa-basi. Dan mataku pun membelalak, ketika sadar kenapa Charli berkata begitu. Kamarku benar-benar berantakan. Aku jadi ngeri memikirkan seperti apa diriku saat masih kecil. Aku memang terakhir kali berkunjung ke sini waktu berumur sekitar empat atau lima tahun.

“Tenang saja, aku pasti akan membereskannya kok. Di Jakarta kan aku sekolah di Sekolah Kejuruan Pembantu Rumah Tangga,” jawabku sambil memutar bola mata Charli, ups, bola mataku.

Charli mengangguk, lalu membuka mulutnya dan berkata, “Setelah selesai beres-beres, kau turun ke bawah ya, aku punya hadiah untukmu.”

Hadiah dari Charli? Aku mendelik ke arahnya. Biasanya kalau tidak poster ST12, hadiah darinya itu video rekaman Charli saat dia konser di organ tunggal yang suka ada di acara kawinan.

“Bukan, hadiahnya tidak berhubungan dengan ST12!” seru Charli seperti bisa membaca pikiranku. “Ketahuan sih kalau kau sedang curiga, mulutmu tambah maju beberapa meter, dan matamu mendelik seperti aktris-aktris sinetron kita..” Wajahku memerah, yeah, Charli memang tidak pandai berbasa-basi. “Ah, pokoknya kutunggu kau di bawah, okeh?”

Aku mengangguk sekali, memperhatikan Charli keluar dari kamarku, setelah itu kembali melihat keadaan kamarku yang bagaikan sarang tikus. Bahkan mungkin sarang tikus saja lebih rapi dari ini, lihat saja bagaimana rapinya sarang si Jerry dari kartun Tom & Jerry kalau tidak percaya. Kugerakkan saja tanganku ke saku belakang celanaku untuk mengambil tongkat sihirku. Kemudian kugerak-gerakkan tongkat itu agar semua benda yang berserakan itu merapikan diri sendiri. Namun… akhirnya aku sadar, ini bukan fanfic Harry Potter, ini FF Tualait.. (backsound: kriik... kriik... kriik...). Tersadar kembali ke realita, kubereskan saja semuanya dengan tenagaku sendiri sambil tetap ngarep kalau ini adalah FF Harpot.

-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-

Ini hari pertamaku ke sekolah baruku, SMA Cikiruh I yang berada tak jauh dari rumahku. Well, tentu saja kisaran jauh-dekat di kota dan di desa itu berbeda. Dan dekat menurut standar desa sini adalah sekitar 1-2 km dan jika ditempuh jalan kaki bisa sampai sejam, setengah jam kalau sambil ngesot (jangan tanya kenapa ngesot bisa lebih cepet!). Oleh karena itu, Charli memberiku hadiah mobil, ya, kalau kau sebut itu mobil. Karena pada nyatanya itu adalah kendaraan yang biasa digunakan untuk mengangkut hasil kebun/sawah, berbentuk seperti traktor beroda tiga hanya saja memiliki bak di belakangnya. Benda itu akan mengeluarkan suara berisik jika kunyalakan, dan karena suara berisik yang mirip gonggongan itu, tadi ada anjing kampung yang mengejar-ngejarku karena mengira aku membawa anjing betina.

Grok gok gok... Dem dem demm dem demm...

Begitulah suara mobilku saat aku mematikan mesinnya setelah kuparkir di halaman sekolah. Murid-murid lain memperhatikanku, seakan aku telah mencuri masing-masing upil mereka. Aku hanya bisa mengacuhkan mereka dan berjalan terus sambil menunduk. Saat itulah aku sadar, kaos kakiku berbeda warna trus kayaknya aku sudah menginjak batu hipu (translate to Indo: batu empuk) alias kotoran kerbau. Huah, pantas mereka memperhatikanku.

“Hai, kau Bela kan? Yang berasal dari Jakarta trus punya kebiasaan ngorok dan garuk-garuk pantat pas lagi tidur?” tanya seseorang padaku, entah darimana dia mengenalku, tapi dari kampung kecil yang penduduknya sedikit berita kepindahanku pasti dengan mudah menyebar.

“Iya aku Bela,” jawabku singkat.

“Kenalkan! Saya Erik!”

“Oke, salam kenal. Kalau begitu, aku pergi ke kelasku dulu, ok!”

“Tap―tapi...”

“Sampai ketemu lagi,” potongku seraya terus berjalan meninggalkan dia.

“Hei, Bela! Aku baru mau memberitahu kalau kelasmu itu ke arah sini, kalau ke sana sih sama saja kau mau keluar sekolah dan pulang lagi ke rumah -_-!” kata Erik yang berhasil menyusulku. Duh, membuatku malu saja, untung ini hari pertamaku. Tapi demi menjaga imej, aku pun beralasan, “Oh, terima kasih, Erik! Sebenarnya aku sudah tahu di mana kelasku, aku cuma mau ambil barang yang ketinggalan di kendaraanku kok... hehe...”

-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-

“Selamat pagi, anak-anak!”

“Selamat pagi, Pak Guru!”

“Hari ini kita kedatangan murid baru dari kota Jakarta...”

“Was... wes... wos... bla... bla... bla... bret... bret... plung...” seluruh kelas langsung berisik setelah Pak Guru memberitahukan berita tadi.

“Ya, sepertinya kalian sudah tahu kalau murid baru ini bernama Bela Suan, eh, bener gak namanya teh? Salah yah. Siapa teh yang bener?”

“Bela Sujana, Pak!” jawabku tegas.

“Nah, iya itu.. Pokoknya selamat datang ya. Dan kau bisa duduk di sebelah bangku Eed,” kata Pak Guru, menunjuk bangku paling belakang yang berada di pojok kanan. Dimana di sana sudah ada seonggok manusia berkulit pucat, bernama Eed tadi. “Eed itu pindahan dari luar kota juga lho, sama kayak Bela. Jadi seharusnya kalian akan cocok...”

Aku tersenyum malu-malu. Sejak kecil kalau disinggung soal cowok pasti selalu begitu. Yah, kali aja dengan senyum begitu, ada cowok yang kepincut (atau malah ngejauhin ya?).

“Yak, silakan duduk kalau begitu...”

Instruksi dari Pak Guru langsung saja kuturuti. Ya jelaslah, siapa sih orang yang mau berdiri terus tanpa duduk? (backsound: orang bisulan di pantat). Sesampainya di kursi yang tadi ditunjuk oleh Pak Guru, langsung kuhenyakkan tubuhku di atasnya. Kupandangi sebentar teman sebangkuku yang baru, dan entah kenapa si Eed teh malah ngejauh. Oh iya, bekas nginjek kotoran kebonya kan belum dicuci yah tadi. Huhuhu... pantes aja.

Berikutnya, Pak Guru segera memulai pelajarannya, pelajaran Biologi. Tentang cara menanam padi yang baik dan benar. Dari sini aku jadi tahu, kalau posisi pantat saat menanam padi sangat berpengaruh pada pertumbuhan tanaman itu kelak. Sambil terus mendengarkan penjelasan Pak Guru, mataku diam-diam melirik kepada makhluk di sebelahku, yang entah kenapa langsung memalingkan wajahnya. Sesaat aku sempat melihat matanya yang hitam pekat. Eh, kayaknya ga usah lebay deh, semua mata orang Indonesia kan hitam ya? Ngg, tapi dia pindahan dari luar kan? Darimana ya?

Ting... Ting... Bel istirahat berbunyi. Tapi benarkah itu bel istirahat? Soalnya suaranya kentara sekali adalah mangkok yang dipukul sendok.

“Yak, tak terasa bel tanda istirahat sudah berbunyi,” kata Pak Guru, kemudian menatapku yang mungkin menampakkan wajah konyol karena kebingungan, “Bagi yang belum tahu, bel listrik kita sudah tak berbunyi―listrik sudah dicabut―jadilah menggunakan cara manual a la tukang bakso. Oke, kalau begitu, sampai ketemu di pelajaran berikutnya!”

Ya ampun, kalau saja di dunia nyata bisa memasang emoticon sweatdrop pasti akan kupasang sekarang juga. Memang sih hal tersebut kreatif, setidaknya mereka tidak memukuli jidat pak guru yang lebar itu, yang kuyakin bakalan mengeluarkan suara ‘goong’ jika itu memang terjadi. Tak usah dipikirkan lah, yang penting sekarang aku harus pergi ke kantin untuk mengisi perutku dengan makanan.

Di kantin, yang terletak di belakang sekolah suasananya sungguh adem. Berani jamin deh, makan bakso yang panas di sini bakal terasa sedang menyeruput es buah, saking ademnya. Dan itulah yang sedang kulakukan sekarang, menyeruput bakso. Kemudian, ketika aku menyimpan mangkok-ku di atas meja lagi, tiba-tiba sudah ada dua orang yang mengapitku, dan dua orang yang duduk di seberangku.

“Kami boleh gabung kan?” tanya salah satu dari mereka, oh iya, itu kan si Erik yang tadi pagi ngajak kenalan. Aku hanya tersenyum, menyatakan ‘iya’ atau kalau lengkapnya ‘iya deh, asal tahan dengan bau sepatuku’. Ups, benar juga, aku masih belum mencuci sepatuku juga.

“Hai, Bela... Aku Mike,” kata seorang lagi, “Nama asliku Acim sih, tapi temen-temen semua memanggilku Mike...” Dia diam sebentar, kemudian melanjutkan, “harus kupaksa dulu sih supaya manggil itu...”

“Kalau sayah Jesika, sok panggil ajah sayah Ikah nyah?” sekarang yang cewek yang berbicara. “Inih si Angela, iyah bener, bacanya tuh A-nge-la, bukan En-jela kayak nama pemaen pelem di tipi... Atau bisa panggil dia si Ela,” katanya lagi menunjuk pada perempuan berkacamata di sebelahnya.

“Salam kenal semuanya, senang bisa berkenalan dengan kalian, apalagi kalau kalian bersedia membayarkan baksoku ini. Hehe...” jawabku, disambut teriakan merdu dari mereka berempat, “KITA KIRA, KAMUH YANG BAKAL TRAKTIR TAUK!!” lagi-lagi membuatku ingin memasang emot sweatdrop. Lalu suasana tiba-tiba menjadi hening, dan tanpa dikomando, semua tertawa terbahak-bahak. Hahaha... Akhirnya aku menyadari kenapa RSJ bisa banyak pasiennya sekarang ini. Tetapi aku senang, karena setelah itu, kami semua bisa mengobrol dan bersenda gurau seperti teman lama. Eh, ralat deh, mereka doang yang ngobrol, aku sih cuman ikut ngakaknya ajah. Hehehe...

Whuuss... Tiba-tiba angin berhembus dari arah timur, sekelompok geng masuk ke kantin dengan cara jalan yang anggun, atau kalau diperhatikan seperti terbang. Ketika mereka melewati mejaku, aku dengar suara bising yang sepertinya sudah tak asing lagi, seperti suara ngorok atau sesuatu gitu. Dan betapa kagetnya diriku karena si Eed ada di dalam geng itu, akhirnya dengan refleks aku bertanya, “Hei, mereka itu siapa sih? Kok kayak sekumpulan geng gitu?”

“Kikikiki...” si Ikah ngikik dulu sebelum menjawab, “mereka ituh keluarga Pulen, anak angkat Kang Lile yang bekerja di puskesmas deket-deket sinih. Ibu angkatnya, Ceu Ameh, terkenal suka bikin nasi yang pulen. Anak-anaknya tuh suka bawa nasi bekel dari ibunya ituh, terus anak-anaknya teh pasti selalu menolak makanan lain selain nasi pulen ituh. Makanyah semua pada manggil mereka keluarga Pulen!”

“Oh, begitu ternyata. Ngg, terus mereka itu pindahan dari mana sih? Soalnya kata Pak Guru kan si Eed, pindahan juga sepertiku...” tanyaku masih penasaran.

“Pindahan dari desa sebelah kayaknya,” si Angela baru ngomong. “Lihat sajah, mereka mah ganteng-ganteng dan cantik-cantik, hanya saja...”

“Hanya saja apa?” tanyaku belum mengerti, dijawab oleh Acim, eh, Mike dengan mengarahkan telunjuknya ke daerah bibir. Akhirnya aku pun sadar, mereka semua memiliki kesamaan, gigi mereka sama-sama tonggos!! So seksi! Aku memang suka orang dengan penampakan unik seperti itu. “Ngg, trims, Mike sudah memberitahu... Trus, trus... kalau nama mereka masing-masing siapa saja?”

“Sekarang biar aku yang menjawab,” si Erik yang bersuara, dia mendekat ke arahku dan berbisik pelan-pelan, “Yang bertubuh dan bergigi paling besar, itu si Mamet. Trus yang perempuan, rambutnya kriwil-kriwil kayak mie, itu si neng Eros. Yang perempuan satu lagi, yang rambutnya pendek, namanya neng Elis. Laki-laki di sebelahnya si Enjes. Terakhir mah pasti tahu, ituh si Eed, yang sebangku ama Bela..”

Unik... Unik... dan Unik... Itu yang ada di pikiranku sekarang. Penampakan serta nama mereka yang unik membuatku semakin tertarik saja.

“Eh, Bela, jangan mikir untuk deketin mereka deh...” sekarang si Mike lagi yang ngomong. “Suka ada dengung suara yang aneh kalau deket-deket mereka. Makanya jarang ada yang mau deketin mereka.”

Aku mengangguk setuju. Soalnya memang tadi juga aku sudah mendengar dengungan itu kan? Tapi aku tetep penasaran ah. Lagipula cerita tualait mah emang kudu kayak begonoh atuh. :P

-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-

Bel pulang sekolah sudah berbunyi. Kubereskan semua alat tulis dari atas mejaku. Kulirik Eed sebentar, aneh, dengungannya tak terdengar. Apa hanya terdengar jika sedang berjalan saja ya? Ya, sepertinya begitu. Kulirik lagi dia, dia memandangku balik. Aku kaget, langsung kutundukkan kepalaku. Kalau aku tak salah lihat, tadi warna matanya berubah, bukan hitam lagi! Oh iya, sekarang kan sudah siang, sinar matahari lebih memperjelas matanya, mata orang Indonesia kan aslinya memang coklat. Sekali lagi, jangan lebay plis!

Setelah semua perkakas tulisku tersimpan aman dalam tas, aku pun segera beranjak pergi meninggalkan Eed yang sepertinya masih memandangiku. Dan tiba-tiba tangannya meraih pergelangan tanganku.

“Bela, jangan pergi dulu. Kita belum berkenalan secara resmi kan?” jawabnya dengan suara sopan. Yang entah mengapa membuatku berdebar-debar, apalagi jika melihat bibirnya itu. “Namaku Edwart, panggil saja Eed!”

“Ah, yah... Aku Bela. Salam kenal kalau begitu,” balasku, melepaskan tangannya, kemudian berlari keluar kelas dengan wajah yang terasa panas. Apakah ini perasaan cinta? Atau wajahku sudah dari sananya begini?

Lalu sesampainya di luar, aku langsung berlari menuju tempat di mana aku memarkir kendaraanku. Wah, rupanya di luar sedang hujan rintik-rintik ditambah kabut. Aku harus hati-hati nih agar tidak terpeleset, jalannya pasti licin banget. Apalagi ditambah dengan ranjau-ranjau darat yang bertebaran. Jadilah aku memperlambat jalanku, biar lambat asal cepat kan? Halah.

Setelah aku menemukan mobilku itu, aku menoleh sebentar ke belakang dan melihat si Eed sedang ada di gerbang sekolah, memperhatikanku dari jauh. Kulempar pandanganku lagi ke depan, berusaha berkonsentrasi membuka kunci gembok pintu mobilku. Tetapi hal berikutnya yang terjadi membuatku terdiam membeku di tempat, ada sapi ngamuk yang datang ke arahku! Aku benar-benar terdiam, tak bisa apa-apa hanya pasrah menunggu saat sapi itu menyerudukku dengan hidungnya yang seksi. Sapi itu semakin mendekat, jarak kami hanya tinggal beberapa jengkal, dan tiba-tiba terdengar suara dengung familiar seiring lewatnya seseorang di depanku. Rupanya orang itu adalah Eed, dia menghadang sapi ngamuk tadi, dan tebak, berhasil! Ternyata sapi tadi itu hanya kebelet mau buang air besar, tetapi malu untuk ‘poop’ di depan orang banyak, si Eed yang menyadari hal itu memberi topeng pada sapi itu, dan keluarlah segala kegundahan Sang Sapi.

Lalu setelah itu semua orang mengerumuniku, beberapa orang juga memberi selamat kepada si Sapi yang telah melewati kesulitannya. Herannya, si Eed sudah menghilang, tak ada di sampingku lagi.

“Bela, kau tak apa-apa? Untung saja sapi itu tidak jadi menyerudukmu ya?” tanya si Mike, terlihat khawatir.

“Tapi, tadi si Eed yang...”

“Iyah, rupanyah sapi ini teh cuma ingin B-A-B saja yah? Hihihi... Lucu juga!” potong si Ikah.

“Untunglah, kau masih bisa selamat!” ujar si Erik, bukan padaku melainkan pada si Sapi. Si Angela langsung menoyor kepalanya.

“Ngomong-ngomong, tak adakah yang melihat si Eed? Kan tadi dia yang menyelamatkanku!” akhirnya aku punya kesempatan bicara.

“Eed? Ada juga sapi ini eek... hehe... Nggak, Bel! Kita ga ngeliat dia kok, dari tadi hanya kamu dan sapi ini di sini...” jawab Mike, terlihat jujur.

Duh, apakah kepalaku terbentur sesuatu ya? Sehingga berhalusinasi si Eed sudah menyelamatkanku. Tapi tadi itu nyata! Itu pasti si Eed! Dengungannya, mulut seksinya, aku yakin tadi itu dia! Aku pun melirik ke arah gerbang sekolah, berusaha mencari-cari di mana gerangan sang penyelamatku itu. Tetapi dia memang tidak ada, bahkan keluarganya pun sudah tidak ada. Uh, pokoknya akan kuselidiki lagi nanti!

-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-

Keesokan harinya, aku datang ke sekolah pagi-pagi sekali. Berniat untuk menunggu gerombolan si Pulen datang dengan mobil mereka, mobil Mitsubishi Colt, jenis mobil yang termasuk mewah di sini. Jelas sekali, aku harus meminta penjelasan tentang kejadian kemarin. Agar aku tidak disangka gila oleh orang yang tidak percaya dengan cerita Eed yang menyelamatkanku.

Ckiitt. Suara decit ban itu keluar dari mobil Colt keluarga Pulen. Rupanya mereka juga datang pagi sekali, ya jelaslah ya, kan masuk sekolahnya juga jam 7. Pasti semua juga dateng pagi-pagi. Langsung saja kudatangi mobil mereka. Namun betapa kagetnya diriku, karena yang keluar dari mobil itu banyak sekali. Ah, itu kan mobil angkot, pantes aja atuh yang keluarnya banyak.. Akhirnya aku pun harus menerima pandangan aneh dari orang-orang yang turun dari angkot tadi. Kutundukkan kepalaku untuk menghindari kontak mata dengan mereka, dan betapa bodohnya aku saat menyadari kalau baju yang kupakai masih baju kimono untuk tidur. Mungkin saking terburu-burunya datang ke sini kali ya. Duh, jadi malu! Kemaren, kaus kaki beda sebelah, sekarang salah baju, besok apa lagi? Huhu…

Ckiit... duar... glundung-glundung... dugg...

Nah, nah, bunyi apa pula itu sekarang? Aku pun mengalihkan pandanganku ke arah suara tersebut. Dan mendapati mobil Colt yang terguling-guling dahulu sebelum terparkir sempurna. Hebatnya lagi, orang yang keluar dari mobil adalah keluarga Pulen. Rupanya cara mengenali kedatangan mereka seperti itu ya? Benar-benar unik, membuatku tambah suka kepada orang yang menyupirnya. Yap, supirnya si Eed pastinya. Ups, aku harus kembali ke misi semula. Kudatangi saja si Eed, kupegang tangannya yang, ngg, terasa dingin seperti ada angin yang meniup dari belakang.

“Eed, mengaku saja! Kau kan yang kemarin menyelamatkanku?” tanyaku langsung pada pokok masalah.

“Eh? Kapan? Kemarin, setelah bel sekolah, aku langsung pulang lho!” jawabnya.

“Tak mungkin, aku melihatmu di depan gerbang sebelum si Sapi itu menyerang. Dan saat berikutnya kau berada di depanku dan menghentikan serangan binatang tersebut!”

“Mana mungkin ada orang yang berlari secepat itu kan?”

“Ada, dan itu adalah kau! Itu juga pasti bukan berlari, melainkan terbang!” balasku lagi sambil mengutarakan teori bodohku.

“Bagaimana kau...”

“Benar kan?” potongku cepat. “Aku tahu kalau kau adalah... manusia nyamuk!”

“Haha, teori bodoh apa pula itu? Jadi, apa buktinya?” tanya Eed lagi, yang membuatku heran, dia itu bukannya takut identitasnya terbuka malahan terlihat senang.

“Satu. Gigimu itu lho! Pasti itu sengat yang digunakan untuk menghisap darah!”

“Lalu...” kata Eed masih tenang.

“Dua. Setiap kau dan keluargamu lewat, pasti terdengar suara dengungan! Aku tahu, itu suara bising yang biasanya keluar dari nyamuk-nyamuk nakal yang sukanya mencuri ketimun! Halah...” aku diam sebentar untuk menarik nafas, “Tiga. Cara jalanmu itu kalau diperhatikan, tidak menapak ke tanah. Kemarin pun terbukti, kau yang tadinya ada di gerbang bisa tiba-tiba ada di depanku. Itu pasti karena terbang, menggunakan sayapmu yang berisik itu, yang aku yakin ada di kedua ketiakmu! Buktinya, tanganmu selalu dingin, pasti karena selalu tertiup angin dari ketiakmu itu! Terakhir, waktu aku pertama kali duduk denganmu, kau pasti tertarik dengan bauku―bukan bau kotoran yang kuinjak itu―dan ingin segera menjauh, agar tidak membunuhku kan?”

Eed bertepuk tangan sambil tersenyum. Sedangkan keluarganya terlihat kuatir, kecuali Mamet dan Elis.

“Impulsif!” kata Eed (yang langsung dibisiki oleh Elis “Impresif, Ed!”) sambil tetap bertepuk tangan. “Yah, very impul, eh, impressive!”

“Jadi...?”

“Ya, semua teorimu itu benar adanya, Bela! Aku dan keluargaku memang manusia nyamuk... Tetapi kami hanya menghisap darah hewan kok, sumpa dee!”

“Eh, kau juga menghisap darah? Bukannya hanya nyamuk betina yang menghisap darah?” aku jadi kebingungan.

“Itu rumor! Kami, yang jantan, juga meminum darah kok,” jawabnya.

“Lalu, kau juga bisa keluar di siang hari, biasanya kan nyamuk keluarnya malam-malam...”

“Itu juga rumor. Ng, lagipula kami ini nyamuk Aedes Aegypti, yang memang suka terbang siang-siang juga... Yah, asalkan tidak terkena sinar matahari saja, kalau tidak identitas kami segera ketahuan oleh semua orang..”

“Oh, pantas saja kau memilih tempat ini, tempat yang sering hujan, sering berkabut pula, dan banyak hewan liar di hutannya.”

“Ya, Bela, kau benar lagi...”

“Trus... Memangnya apa yang terjadi kalau kau terkena sinar matahari? Matikah?”

“Bukan... err, nanti biar kutunjukkan saja ketika bel istirahat. Pada jam itu matahari pasti sudah cukup menyengat...”

“Oke...” kataku singkat.

-=-=-=--=-=-=-=-=-

Bel istirahat terasa sangat lama di saat aku sedang membutuhkannya. Membuatku berpikir untuk benar-benar memukul jidat Pak Guru yang lebar. Atau gigi Eed juga bisa berbunyi nyaring ya kalau kupukul? Aku tersenyum sambil melirik ke arah Eed yang balas tersenyum juga, memamerkan gigi tonggosnya.

Teng... Teng... Teng... Wow, akhirnya bel berbunyi juga. Tapi kok bunyinya beda dengan yang kemaren ya? Selidik punya selidik, ternyata mangkok yang sekarang dipakai untuk bunyiin bel kreditannya belum lunas tuh. Hihihi...

Set... Aku memandang Eed lagi, dia mengangguk. Kami pun segera keluar dari kelas, bahkan keluar sekolah. Eed memberi komando kepadaku agar aku naik ke punggungnya. Tadinya aku menolak, tapi tak apalah, kalau ada apa-apa kan bisa diberi nafas buatan oleh si Eed. Hup, aku meloncat ke punggungnya, dia pun segera melesat terbang di antara pepohonan di hutan yang berada di belakang sekolah. Entah kemana dia akan pergi membawaku, soalnya sisa perjalanan itu aku tertidur, abis enak sih anginnya adem, jadi bikin ngantuk.


“Bela, kita sudah sampai,” bisik Eed di telingaku, pelan-pelan kubuka mataku.

“Di mana kita?”

“Di atas pu’un paling tinggi di hutan ini, sehingga matahari bisa menerpa kulitku, dan tak akan ada orang yang melihat selain kita..”

“Oh, di atas pohon... APPPAH? DI ATAS POHON!! POHON APA?!” aku berteriak-teriak panik.

“Aduh, maaf. Kau takut ketinggian ya?” tanya Eed begitu perhatian.

“Bukan, bukan begitu. Aku alergi dengan pohon toge, nanti aku bisa gatal-gatal!”

“Ya ampun, pohon toge mana ada yang bisa dinaekin, Say?” kata Eed masih sabar.

“Hehe, iya juga ya... Ya map...” kataku sambil memeletkan lidah padanya. “Udah atuh mana janjimu?”

Eed mengangguk pelan. Kemudian membuka jaketnya, kemudian membuka kancing kemejanya. Apa dia mau nari striptis? Tentu saja bukan, karena ketika sinar matahari menerpa lengan dan dadanya, warna kulitnya menjadi belang-belang hitam-putih. Pantas saja Eed tidak mau terkena sinar matahari.

“Nah, sekarang kau sadar kan mengapa aku menghindari tempat yang sering disorot sinar matahari?”

Aku mengangguk, lalu menjawab, “Iya. Tentu kau tak ingin disebut oleh orang-orang sebagai pria berhidung belang.. Tapi aku yakin kau bukan pria seperti itu!”

“Hahaha... Bela... Bela... Aku ini nyamuk Aedes, ingat? Dan nyamuk itu memang belang-belang hitam-putih kalau kau lupa. Tapi terima kasih sudah membelaku,” ucap Eed langsung mengecup dahiku. “Ah, maaf. Seharusnya tidak boleh begini. Aku tidak boleh mencintaimu...”

“Kenapa? Apa karena kau mengetahui kalau bulu ketiakku ini belum dicukur?”

Duh, bodoh! Kenapa aku bertanya hal sebodoh itu. Terang saja Eed langsung tertawa terbahak-bahak.

“Haha, kau ini lucu Bela! Tentu saja bukan karena itu, aku...” Eed diam sebentar, mencoba mingkem untuk membasahi giginya yang kering. “Aku takut, diriku tergoda untuk meminum darahmu. Euh, apalagi ketika kau menungging, rasanya ingin segera kusedot saja darahmu itu! Apa kau takut, Bela?”

“Harusnya sih aku takut, tapi tidak, aku malah bersyukur jika kau melakukan itu...” jawabku, dengan nada sedikit bergetar.

“Kenapa? Atau kau mau aku menyedot darahmu sekarang juga?”

Tiba-tiba, mulut Eed sudah berada di dekat leherku.

“Aku tak takut kau menghisap di bagian pantatku, karena memang aku sedang bisulan (mungkin karma karena sebelumnya aku menyinggung orang bisulan... hiks). Makanya kubilang aku akan bersyukur kalau kau menghisapnya!”

GUBRAK... Gosrak. Tuing... Jelegur!! Eed terjatuh saking kagetnya mendengar jawabanku. Aku langsung melongokkan kepalaku ke bawah untuk melihat bagaimana keadaannya. Kemudian aku bernafas lega saat mendengar suara tawa dari bawah semak-semak.

“HAHAHA... Ya ampun, Bela! Baru pertama kali ini aku menemukan wanita lucu sepertimu, tadinya aku ingin kau menjauhiku. Tapi setelah ini aku ingin agar kita selalu bersama deh!” ucap Eed yang ternyata sudah berada di sampingku lagi. Akupun tersenyum lega mendengarnya. “Kau mau jadi kekasihku kan, Bel?”

Wajahku memerah lagi. Mungkin kalau disandingkan dengan golek si Cepot bakalan bisa menyaingi warna mukanya. Eh, tapi tadi aku langsung dapat email dari si Cepot, katanya dia ga mau mukanya disama-samain dengan mukaku. Bisa ngerusak imej katanya. Emang mukaku seancur itu apa? (backsound: Emang!)

“Tentu saja, Eed... Aku mau,” kataku malu-malu.

Eed langsung tersenyum ke arahku. Mencium dahiku lagi (kali ini meninggalkan bekas berbentuk gigi), kemudian memelukku.

“Ok, kalau begitu, kita kembali ke sekolah yuk...” ajak Eed.

Hup. Aku menaiki punggung Eed lagi. Senang karena semua misteri terungkap. Senang karena Eed menembakku. Dan tentunya senang karena aku bisa bepergian dengan Eed terus. Tanganku memeluk Eed lebih erat. Bahkan kalau boleh, aku tak ingin melepasnya barang sedetikpun. Pokoknya, Eed, ai lap yu so mat!

―――

Beta-note: Arrrgghh... Kau merusak Imej Edward Cullenku yang sempurna, TIDAAAAAAKKK...!! *lempar puluhan shuriken ke arah author nista dengan mata berapi-api*

NB : Thanks yah buat Lily Suan yang rela jadi beta readernya.
*kaboer dari fans tualait*

Tuesday, March 17, 2009

Liburan kemaren (tanggal 7-9 Maret), gw jalan-jalan ke Bandung. Ngg, alesannya sih nganterin adek yang lagi mo ngadain baksos di sana. Ya udah, gw sih mau-mau aja nganterin, lagian di sana sekalian bisa temu fans gw yang emang ada di Bandung. Eh, tapi postingan ini bukan mau nyeritain jumpa fans itu kok. Tapi mau bahas beberapa pengetahuan gw tentang perjalanan ke Bandung ini. Soalnya bisa dibilang ini perjalanan perdana gw sendiri yang paling jauh. Jahaha..

Inilah beberapa pengetahuan yang gw peroleh selama perjalanan atau liburan ke sana:

1. Perjalanan Bogor-Bandung naek bis via Sukabumi memakan waktu kurang lebih 8 jam. Mungkin saat itu gw emang kurang beruntung, coz liburan panjang pastinya bikin beberapa ruas jalan macet kan? Mungkin kalau hari biasa mah cepet kali yah. Oh hu uh, faktor supir juga cukup ngaruh. Soalnya kata penumpang laen, biasanya kalau supir jago bisa lebih cepet lho!


2. Tiket Bis Ekonomi (yang katanya AC) adalah 25rebu. Aduh, beneran dah, ngomongnya AC tapi tetep we pake AG (angin gelebug) alias kudu buka jendela biar adem.

3. Ternyata penumpang bis yang ga dikenal banyak yang extrovert uy. Yah, intinya mereka tuh doyan ngajak ngobrol ke kita. Cerita tentang ini-itu, padahal ama gw dikomennya cuma pendek-pendek kayak 'iya', 'sumuhun', 'hu uh', 'trims dah fans', dan komen pendek lainnya. Oh iya, sekalian ngucapin maap ya yang jadi penumpang sebangku gw waktu ntu, sering gw diemin. Hihihi.. *ditakol*

4. Angkot di Bandung warna-warni uy! Beda banget ama di Bogor. Di sini mah cuman 2 warna Biru ama Ijo doang. Tapi untuk angkot kota warna-warni bagian bawahnya aja sih. Nah, di Bandung mah ada yang ijo, merah, putih, biru, dll. Bisa nguntungin sih, walaupun jadi kurang seragam. Soalnya takutnya ntar ada mobil orang warna merah atau lain juga disangka angkot lagih. heuheu..

5. Kalau mau berangkat ke suatu tempat, misal waktu itu gw ke Bonbin, butuh angkot A, sedangkan pulangnya kudu Angkot B. Jadi berangkat ama pulang kudu beda angkot. Tapi ga semua tempat gitu kali ya. :P

6. Nyambung ke nomor 5, jadi rute angkotnya tuh muter-muter. Padahal bisa lewat jalan lurus, tapi malah muter dulu. Huhuuu.. Makanya berangkat ama pulang kemungkinan kudu beda angkot.

7. Wah, binatang di Kebon Binatang Bandung pada kerempeng yah? Kandang-kandangnya juga kecil. Jadi kesian ama sodara-sodara kita ituh.. *backsound: Kita? Lo aja kali ama Monkey!*

8. Jadi ITB tuh itu ya.. << komen ga penting..

9. Angkot di Bandung kalo abis jam 9++ sepi ya? Kemaren teh untung dianterin salah satu fans ke tempat yang rame angkotnya. Atau mungkin gw kurang sabar nunggu aja kali ya? Jahaha..

10. Hoo.. UPI ama Darut Tauhid tuh ini ya.. << tetep ga penting..

11. Gw baru tahu nama lain Stasiun Bandung adalah Stasiun Holland. Komen gw: Ketahuan banget bekas dijajah Belanda-nya. Jahahaha... *digebugin warga Bandung*

12. Tiket Kereta Parahyangan Bisnis Bandung-Gambir Rp 25rebu lho! Tapi kemaren ga dapet duduk, tiket duduknya dah abis dipesen orang. Huks.. Huks.. *meper ingus ke penjaga loket*

13. Di dalem kereta Parahyangan ternyata masih ada penjualnya. Sama kayak kereta Ekonomi Jabodetabek donx! Tapi bedanya pakaian mereka rapi dan harganya mahal! Masa nasgor seuprit harganya 15k (bersyukur ga jadi beli). Eh, terus ada penyewaan busa juga ya, jadi yang ga dapet tempat duduk bisa duduk di busa itu. Tapi berhubung gw clever (baca: pelit ga mau bayar mahal) jadi mendingan beli koran aja 1000 perak, jadi alas buat tempat duduk dah. Hohohoho.. Btw, kocak uy liat pedagang korannya! Jahaha..

14. Perjalanan Bandung-Gambir, berangkat Pukul 8:45 sampai pukul 11:55 jadi berapa jam tuh? Ya, sekitar 3 jam lebih lha ya.. Lebih cepet dari naek bis ternyata. Kalau tau dari kemaren mah berangkatnya pake ini jugak. Tapi tunggu dulu, perjalanan belum selese, kita kudu naek kereta dari Gambir ke Bogor yang makan waktu sekitar 1 jam lebih. Jadi total perjalanannya 4-5 jam-an kali ya..

15. Kereta Parahyangan ga berenti di stasiun Manggarai! *nangis darah* Padahal dah nunggu-nunggu biar turun di Manggarai. Soalnya kan kalau turun di situ, jadi bisa langsung nerusin naek kereta Ekonomi. Kalau di Gambir mah kudu naek kereta Ekspres pakuan dah.. Atau kalau mau naek Eko jalan dulu ke stasiun Juanda. Hihihi..


Okelah, itu ajah mungkin beberapa pengetahuan dari liburan gw ke Bandung. Ternyata banyaknya komen udik gw ya. Jahaha.. Biarin ah, udik itu adalah sebagian dari Iman << Hadits ngarang, jangan dipercaya. Kalau ada duit, mungkin laen kali jalan-jalan lagi dah ke sana.. Atau anak Bandung ada yang mau bayarin ongkos gw? Hohoho.. *ngarep no jutsu*

Monday, February 16, 2009

Kejuuuu... (Cheese, maksudnya.. halah)

Nah, sering denger kata-kata yang jadi judul postingan ini kan? Yo ih, kata-kata ntu tuh biasa dipake kalo kita (atau gw yang model ini) foto-foto. Jadi biar lebih gampang senyum, ya, ucapin kata-kata itu tuh. Asal jangan bener-bener ngucapin kata 'Kejuuu..' yang ada mulut itu bukannya senyum, tapi malah monyong. Wekeke..

So, kenapa sih orang keren ini nulis judul itu? Ya jelaslah, coz di kalangan para fans semua *pada muntah*, gw terkenal sebagai orang yang murah senyum, kan? (bukaan..! halah). Jadi, sekarang gw mau bikin sejenis penelitian tentang sifat-sifat orang dari senyum yang dipamerkan, kepada orang atau alam sekitarnya.

Ok, tanpa banyak cingcong, lets get started:


- Senyum ketika bertemu teman: Orang ramah.
- Senyum ketika ketemu tiang listrik: Orang gila.
- Senyum pas udah ngelahirin: Orang Bahagia.
- Senyum pas ngeden lagi boker: Orang yang lebih bahagia dari yang di atas.
- Senyum ke orang ya ga kenal: Orang SKSD.
- Senyum pas ngaca: Orang narsis.
- Senyum liat cewek: Orang mesum.
- Senyum pas ditolak cewek: Orang stress.
- Senyum pas nolak cewek: Orang yang mencurigakan.
- Senyum pas ketemu fans: Orang Baik << gw banget..
- Senyum ke orang tua: Pasti dia lagi ada maksud (ada udang di balik semuah.. halah).
- Senyum abis kentut: Orang innocent.
- Senyum abis dipuji: Orang Bangga.
- Senyum Sambil liat monitor: Orang tukang chatting.
- Senyum setelah garuk-garuk: Orang kutuan - seneng dapet kutu.
- Senyum pas dipukul: Orang Kebal - Geli-geli gitu bagi dia mah.
- Senyum pas difoto: Jelas banget ini mah, model kayak gw.
- Senyum liat orang lain sial: Orang tegaan.
- Senyum sambil bengong: Orang tukang ngekhayal.
- Senyum pas makanan dateng: Orang lagi laper.
- Senyum ketika dikasi uang: Orang matre.
- Senyum lagi kesusahan: Orang sabar.
- Senyum walaupun gigi ompong: Orang Pede.
- dll.

Itu tuh sebagian hasil dari penelitian gw yang gak penting soal senyum yang dilakukan pada saat-saat tertentu. Ayo, kalian termasuk yang mana aja? Kayaknya semuanya yah? Wakaka...

"Senyum adalah ibadah."

Wednesday, December 31, 2008

Met tahun baru yak...

~INTRO mode: On~
Bulan ini merupakan bulan paling sibuk uy. Gimana nggak? Gw yang seleb dan banyak yang ngefans ini setiap minggu selalu ada acara mulu. Minggu pertama, acara temu kangen ama anak-anak Bogorgakure dari forum IAF. Minggu kedua, bintang tamu di acara Ulang tahun IH. Minggu ketiga, jumpa fans -anak-anak Gryffindor dari forum HPI. Terakhir, gw diculik ama anak-anak IH lagi, rupanya mereka belum puas buat ngewawancara gw kayaknya. Hahaha.. *yang baca pada muntah*

Yah, begitulah. Apapun buat fans bakalan gw lakuin deh.. Mau minta gw untuk peluk Dian Sastro, gw terima dengan senang hati. Mau nyuruh gw cium Sandra Dewi, bakalan gw laksanain langsung. Asal jangan suruh gw untuk medi-pedi jempol gw sendiri ajah, ga akan sanggup. Halah-halah..

Btw, sekarang kan tanggal 31 Des ya? Weks, hari terakhir di tahun 2008 donx. Pantes aja, fans semua pada pengen ngabisin waktu ama gw mulu..
*tiba-tiba semua pada ngejauhin*
*ngais-ngais tanah yang ada eek kucingnya*
~INTRO mode: Off~

Hmm, ya sudah.. Di postingan sekarang gw kasih tips untuk ngerayain tahun baruan biar lebih meriah deh.. Nih, tipsnya:

1. Belilah terompet pada tempatnya. Yap, gw saranin kalian beli terompet di tukang terompet yah. Jangan beli di tukang sayur. Nanti yang ada bukannya dikasih terompet, malah dikasih terong-pet. halah.. Trus, pas beli terompet juga.. Kalo bisa mah pilih terompet yang tahan lama. Jadi, ntar tuh terompetnya pas udah selese acara taon baruan, bisa kita simpen dan bakal kita pake lagi buat taon baruan tahun depannya lagi deh. Malah, kalo lo bakat jadi pedagang, lo bisa jual lagi tuh terompet pas tahun baruan ntar juga. Beuh, very clever idea kan? Eh iya, kalau kalian beneran mo ngelakuin itu, jangan lupa untuk menghapus sidik jigong yang tersisa di ujung terompet tempat kita niup yah..

Ngg, tips tambahan deh. Seandainya kita ga sanggup beli terompet yang tiba-tiba mahal harganya pas tahun baru, mendingan kita beli peluit aja. Lumayan kan tuh udah murah, kita bisa ngelaksanain side job juga jadi tukang parkir.. Hehehe..

2. Belilah ketupat sebagai bekal. Tuh, bukan lebaran doanx yang kudu nyiapin ketupat. Taun baruan pun kita butuh beli makanan ntu. Kenapa? Soalnya kita tahun baruan itu bakal begadang kan? Nah, kalo begadang malem-malem pasti kita laper. So, dengan adanya ketupat kita bisa ngeganjel rasa laper kita gitu lho. Apalagi kalau misalnya ketupat itu kita makan dengan berbagai petasan khas tahun baru. Dijamin lebih enak daripada ketupat lebaran yang cuma dimakan ama opor ayam doanx deh. Coba aja dah.. Nantikan sensasi enaknya saat kita boker.. Soalnya pas itunya keluar, bakalan ada efek kembang api yang lebih meriah daripada petasan pada umumnya.

3. Rayakan dengan orang-orang terdekat. Ngg, maksud dari orang-orang terdekat tuh, bukan orang yang kita kenal atau apalah gitu. Tapi orang-orang yang ada di deket kita, malah kalau kita ga kenal lebih bagus. Soalnya, kan misal pas lagi rame-rame, kita deket-deketin dia, trus pas acara kembang api misalnya, semua mata kan tertuju ke atas, pas itulah kita bisa pura-pura takjub atau takut terus ngedeket ma orang tadi. Kita grepe-grepe deh tasnya atau kantong celananya. Kan enak tuh, minimal dapet dompet.. Oh iya ada yang lupa, kalau bisa pas ngelakuin itu buat wajah kita semencurigakan mungkin. Wih, dijamin abis itu tahun baruan kita bakal lebih heboh. Soalnya kita kan pasti ketahuan orang dan abis itu langsung dikejer-kejer ma rakyat sekampung.. Gimana ga heboh coba? *kaboer dari yang baca*

4. Jangan keluar rumah deh pas tahun baruan. Yang ini sih ga usah gw kasih alesan ya? Soalnya kan udah jelas tuh dari poin nomor tiga, kalau kita sekarang ini lagi jadi buronan. So, mendingan diem di rumah dan rasakan ketegangannya. *kaboer lebih jaoeh*

5. Jangan lupa pake aksesoris yang keren-keren. Well, yang gw maksud di sini tuh, aksesoris kayak Wig atau rambut palsu. Kita bisa pake warna sesuai selera. Kalau perlu pake deh tuh kembang goyang kayak ondel-ondel, yang buat kita jadi kembang api.. Yang pasti bakalan buat orang laen ga kenal kita deh. Jadi sebenernya tips ini untuk mencegah tips nomor 4 yang ga boleh keluar rumah karena kita jadi buronan gitu lho. Hihihi.. *Pembaca mendesah: "Jaah, masih nyambung ma nomor sebelumnya tho!"*


Ah, kayaknya tipsnya mulai ngaco, pemirsa! Jadi, gw sudahi saja tips kali ini. Dan untuk yang mau coba tips di atas, resiko tanggung sendiri yah. Penulis mah ga mau disalahin gara-gara kalian ngelakuinnya setelah baca di sini.
*tiba-tiba kantong celana kayak ada yang bergerak-gerak*
*lirik ke belakang*
HUAAA... ternyata udah ada yang nyobain tips nomor 3!!
COPEEEETTTT!!
*ditereakin: "SYUKUUUUR!!"*

Wednesday, November 19, 2008

Misteri di Dunia ini

Baru-baru ini di HPI lagi rame-ramenya tret Misteri, jadilah gw -yang dah lama ga apdet blog- merasa kudu ngeshare juga misteri-misteri yang pernah dibahas! Tapi inget, jangan terlalu percaya ama yang gw tulis ya.. Takut nanti kalian semua makin terobsesi dan ngefans ke gw.. wakaka..

Let's see, misteri-misteri yang bikin gw penasaran adalah:

~ Crop Circle
Ada yang tau apa itu crop circle? Yak, silakan gugling aja dah kalo mo tau itu ya.. *digetok pembaca* Ok, ok, gw jelasin. Crop circle itu, fenomena ladang gandum yang membentuk lingkaran-lingkaran aneh dalam semalam. Wuhuuu.. Hebat banget yak! Tapi yang bikin heran, tuh lingkarannya bagus dan tertata rapi. Padahal belum tentu mereka pake jangka buat bikinnya. So, timbullah beberapa kemungkinan kenapa bisa jadi kayak gitu. Ada yang nyangka itu dibuat alien (aliennya bersin-bersin, ada yang ngomongin), ada yang karena medan magnet atau gaya tarik bumi, atau karena pohon gandumnya iseng doang pengen rebahan (ini sih teori gw.. wekekek). Yah, intinya, siapapun yang buat tetep jadi fenomena yang seru dan kreatip. Tapi kapan ya, ada crop circle berbentuk wajah gw... *semua teriak: "Ga akan pernah!"*

~ Makhluk Loch Ness
Siapa sih yang ga tahu tentang kehebohan makhluk inih. Yang katanya hidup di perairan Loch Ness, sehingga kadang-kadang orang manggil dia Nessie (Sok akrab banget ya! Ckckck..). Dari beberapa artikel yang dibaca, kayaknya ni makhluk tuh sejenis dinosaurus gitu kali yah. Makhluk itu tuh lehernya panjang, badannya gede, tangannya kayak sirip, suka bikin riak-riak air, suka menjahit, bersahaja, rajin menabung, dan tidak sombong. *digetok* Yeah, intinya ni makhluk terkenal gara-gara ada foto fenomenal yang menurut para pakar (yang pasti bukan Roy Suryo), dinyatakan aseli! Pokoknya ngalahin fenomenalnya video mesum Yahya Jaini ama Maria Epa deh. Heuheu.. Beberapa kali makhluk ini juga sempat kerekam video, tapi ga tau deh, kayaknya videonya ga kesebar untuk umum. Mungkin gara-gara dulu ga ada blutut kali ya. Yak, yang pasti entah ada atau tidak makhluk ini, kita tetep harus mengingat kalau mungkin kita juga salah satu Makhluk langka yang paling dicari dan siap untuk dilestarikan.. (kita? Lo kali ama jidat lo!)

~ Alien, UFO, dan Makhluk Luar Angkasa lainnya
Ah, entah deh ya.. Sebenernya ga terlalu penasaran juga. Masalahnya gw tiap hari selalu liat wajah Alien setiap kali ngaca (Eit, tapi ini mah aliennya keren.. Jahaha). Tapi, memang perlu ditanyakan juga tentang keberadaan makhluk-makhluk itu. Pokoknya ga menutup kemungkinan dah ada makhluk kayak gini, kan alam semesta ini luas. Bumi aja adanya di tata surya, terus tata surya ada di dalem galaksi bima sakti, terus galaksi ada tuh bioskopnya di Bogor *digorok*. Jadi, siapa tahu di luar sana emang ada kehidupan lain yang kita belum bisa menggapainya. Oh iya, ngomong-ngomong, kalo kalian bener-bener mo liat alien seksi, dateng aja ke tempat gw! Wakaka.. *ditimpukin kacang*


Sebenernya mau aja sih nulis misteri-misteri aneh lainnya, tapi, capek ah ngetik dari tadi, mo balik dulu. Huuu... haaa... grook.. tuing.. << suara fans kecewa. Intinya mau ada alien/makhluk-makhluk aneh atau nggak, kita kudu tuh yang namanya beribadah ma Tuhan Pencipta Semesta, dan selalu senantiasa mengingat kalau kita di dunia ini begitu keciiiil, keciiiiiiiill, sekali.. So, jangan pernah yang namanya sombong ya! Kalau narsis sih boleh. wakaka.. *kaboer ah*

Tuesday, August 12, 2008

Tips Menghilangkan Cegukan (Serial tips - bag. 2)

Halo teman-teman, kembali lagi bersama gw di acara bagi-bagi tips ampuh yang pastinya manjur banget kalo dilakuin. Di edisi kali ini gw akan ngebahas tentang tips untuk menghilangkan cegukan. Pastinya kesel banget kan kalo misalnya kita cegukan ga berenti-berenti. Mungkin bagi sebagian orang dah pada tau dan lumrah ama cara-cara menghilangkan cegukan, kayak minum air, dikagetin, atau tahan napas, dll. Tapi, di sini gw bakalan tambahin penjelasan lebih lengkap tentang hal-hal tersebut. Oke, mari kita mulai!


1. Meminum Air
Pertama-tama gw cuma mau ngasih saran agar kita tidak kesal sekalipun sedang cegukan. Sarannya adalah dengan meminum air sabun. Dijamin deh kalian bakalan terhibur dengan balon-balon yang bakalan keluar ketika kita cegukan setelah meminum air itu. Oh iya, kalo bisa air sabunnya juga warna-warni ya agar lebih variatif balon yang keluarnya. Dan selain kitanya terhibur, orang lain di sekitar kita juga jadi terhibur tuh. Untung-untung kalo nanti ada pihak sirkus yang ngeliat kejadian ini, bisa-bisa kita terkenal mendadak..

Oke, Back to topic, yang patut kita ketahui, untuk menghilangkan cegukan tidak hanya sekedar minum air putih aja sampe kembung aja lho! Kalo ingin lebih ampuh, kita harus tahu dulu cegukan apa yang sedang melanda kita. Karena tiap cegukan itu punya cara-cara berbeda dalam menanganinya. Misalnya, jika cegukan itu adalah cegukan 5 detik sekali, maka cara yang paling ampuh adalah dengan menunggu cegukan itu berhenti lalu baru deh minum airnya. Nah, sembuh kan? Gimana kalo cegukan 2 detik sekali? Caranya ga beda jauh kok, sebelum kamu minum air, kamu periksa dulu kadar airnya apakah ph air itu netral atau tidak, terus periksa juga ke laboratorium apakah air itu DNA-nya sama dengan kita, kalo sama berarti dia anak kita (Naon sih). Nah, setelah semua penelitian tentang air itu selesai dan cegukan kamu berhenti, minum deh airnya. Beneran sembuh kan?

2. Dikagetin
Dikagetin kayak gimana dulu nih? Apa pas malem-malem disuruh ke kuburan terus biar hantu-hantu yang ngagetin? Bukan lha, bukan kayak gitu.. Walaupun bagus juga sih idenya. Hehe.. Baiklah, karena sepertinya para pembaca belum begitu mengerti cara ngagetin yang baik benar, mari kita pelajari hal tersebut. Pertama-tama yang harus dilakukan apabila ingin menyembuhkan seseorang yang cegukan dengan dikagetkan adalah memastikan dulu apa korban jantungan atau tidak. Kalau dia jantungan, kita harus siapkan dokter di dekatnya sebelum dikagetin, jadinya aman banget kan kalo seandainya pas kita kagetin, dianya pingsan? Fufufuf.. Trus, gimana kalo yang ga jantungan? Ah, ga perlu persiapan apa-apa kali yak. Tinggal kagetin dia aja, sampai dia jantungan. Kalo belum jantungan, terus aja kagetin dia.. Kalo udah jantungan, kembali ke langkah awal dimana kita kudu sedian dokter di dekatnya. Oh iya, terus cegukannya bakal sembuh gak ya? Yep, dijamin sembuh 100%! Cek aja sendiri. Dimana-mana kalo orang pingsan akibat jantungan, ga akan cegukan lagi kan? Hoho..

Cara berikutnya dalam bab cara ngagetin yang baik dan benar adalah.. Kalo bisa kagetin dia dengan hal-hal yang bener-bener membuat si penderita cegukan stress. Misalnya, ada orang yang cegukan terus di kehidupan sehari-harinya selalu berjalan dengan damai, aman, dan tentram. Nah, setelah tau kehidupan sehari-harinya seperti itu, kita samperin dia saat dia bengong. SET! Kita maju ke depannya, terus kagetin dia dengan suatu berita, seperti: "Bos, kata orang-orang gw ganteng banget lho!" Alhasil orang tadi pun akan berekspresi: "APA?? Gak mungkin! Orang itu udah kesurupan kali ya bisa nganggep lo ganteng!" Setelah itu dia akan terus kaget dan mencak-mencak kepada kita tentang berita yang baru disampaikan tadi, dan dia ga akan sadar kalo cegukannya udah ilang.

Cara terakhir adalah cara yang paling ampuh dan paling gampang, hanya saja sangat tidak dianjurkan. Let's see.. First, kita ajak si orang cegukan itu ke tempat tinggi, kayak lantai 10. Tentunya, orang cegukan butuh udara bersih yang sehat kan? Setelah itu, kita ajak dia melihat pemandangan dari atas itu. Biarkan dia merasa enjoy dulu dengan suasana.. Kalo udah terlihat ekspresinya yang senang, kita tinggal dorong dia deh dari atas, dijamin pas dia sampe bawah cegukannya dah ilang. Trus, kenapa cara ga dianjurin ya? Pikir aja ndiri.. *kaboooerr*

3. Tahan Napas
Kata orang sih dengan tahan napas cegukan bisa ilang. Tapi, apa bener begitu? Well, setelah gw teliti, sampai kudu ngetes dan bedah kodok, akhirnya bisa ketemu jawabannya, dan memang tahan napas bisa menghilangkan cegukan. Trus, gimana tuh maksudnya tahan napas itu? Gampang kok, tinggal tahan napas aja kayak biasa, gitu aja kok repot. Tahan napasnya sekitar semenit aja cukup. Trus, kalo masih belum manjur gimana? Ga usah kuatir, solusinya adalah abis kita semua tahan napas selama satu menit, kita juga harus tahan be'ol alias buang air besar selama 2 hari 2 malem. Nah, pasti udah pada bisa ngebaca kejadian berikutnya kan? Yep, pas abias tahan BAB selama 2 hari itu, BAB-nya kita keluarin deh dengan sekuat jiwa dan raga. Di proses itulah si penyebab cegukan juga dikeluarkan. TADAA.... Cegukan sembuh deh!


Sip, semua tips menghilangkan cegukan udah dikeluarkan dan diterangkan secara menyeluruh. Semoga bagi para penderita cegukan yang mengikuti cara-cara di atas bisa berhasil juga ya menghilangkan cegukannya. Gw cao dulu..

NB : Resiko efek samping cara-cara di atas menjadi tanggung jawab pembaca. Bila cegukan berlanjut, silakan pasrah saja. wekeke..

Tuesday, June 10, 2008

Milad ke-21!

Wew, kemaren baru aja milad alias ultah yang ke-21 tahun. Yaa, walaupun ga ada acara apa-apa tapi cukup banyak yang ngucapin uy, terutama dari Cyber World. Inilah beberapa list orang yang ngucapin plus ucapannya :

Yang dari HPI

- Regulus Marvolo Black - 2 hari dari hari-H
DU: Met Ultah ya...meskipun besok hari...he...he....Moga makin Pinter dan Asyiek ajah yah.....he..he...
DT: *timpuk pake kue tar*

- Ambudaff - Jam 7 pagi kurang
Dengan Ucapan: Selamat Ulang Tahuuuun! Semoga panjang umur, murah rejeki, cepet dapet jodoh... amin!
Kang K-Abay-an, kamari neng joenie tos nganteur tumpeng, ayeuna giliran kang K-Abay-an nu nganteur asinan sareng roti unyil ka Ambu Cheesy
*kabuuur*


- Dari si Nyonyah Preya - Jam 8 pagi kurang
DU : Happy Birthday! Haha.

- Rhea - Jam 12 kurang
DU: Happy B'daaay! Meskipun saya udah ngucapin via ym, tapi saya yang keren ini ngucapin lagi lewat HPI karena ngerasa ga apdol. ; ) )
Moga panjang umur, selalu dilindungi Yang Di Atas, murah rejeki, asal ga tambah narsis aja en ngakuin kalo saya itu emang keren.. B-)

- moy granger - jam 13 kurang
DU:cie..cie..ultah nii yee!!met ultah yak!walaupun aku udah kasih ucapan kemarin siang.he..
moga panjang umur,tambah gila,tambah narsis de-el-el-el-el..tapi sori aku kagak bisa kasih kado nih..hhe.
*cipika-cipiki*
*timpuk kue tar ukuran badan hagrid ke muka Kak Hulk*

- Dhea - Setengah 2
DU : You..Haa..Ppy..Bers..Day..To..You.. (nyanyi ala Ruben Onsu)
HAPPY BIRTHDAY!!!
Semoga Panjang Umur, Sehat Selalu, dan tambah keren.. Grin
Potong Kuenya!

- Myu - Jam 2 kurang
DU: Hepi Bersdei, yo! Jangan lupa traktiran buat gw!

- R.M.B lagi - Jam 2an
DU: Waduuh ultah ya.. Hmm...moga-moga ajah dirimu makin kocak dan makin asyiek ya...ditahun depan..he..he...
DT: *ngasih sesuatu ke Hulk*

- ravenclaw78 - Jam 5
DU: Happy b-day! Panjang umur! Semoga hidup kalian asyik dan cerah-ceria! (kayak kenal aja!)
DT: Ditampar abis-abisan karena sok kenal

- Neng Iteung a.k.a Joeni - jam Genep
Dengan Tindakan : *iteung binti abah menyodorkan kado* *kado dibuka abay*
*isinya foto heri punten lagi nyengir lebar bertuliskan: waa i love you. AJIIBB!*
*iteung merunduk malu, nyuksruk ka gawir*
*kabayan semakin narsis sajah* Jahahahaha sarap!
Dengan Ucapan : bay, selamat kan badak jawa. Hehehe.. Selamat ulang taun yaa, sing tambah soleh, bageur, pinter, bagja, senang, enteng rejeki, enteng jodoh, bijaksana, dan tambah keren pastinyah. *ngebayangin si abay narsis* Grin
Kang K-Abay-an, kamari neng joenie tos nganteur tumpeng, ayeuna giliran kang K-Abay-an nu nganteur asinan sareng roti unyil ka Ambu Cheesy
*kabuuur*
Kang, iteung mah gak mau roti unyil.., maunya roti buaya.. Wink
*kabur dibelakang Ambu..*

- Vahn - Setengah 7
DU: Met ulang tahun..

- Dhien - Setengah 7
DU: Hepi Bersdey! Moga panjang umur!

- Lee_Sha - setengah 7 lewat
DU: Meskipun gak kenal, cuman mau ngucapin Met Ultah, hehehe ngikut yang laen, gak papa khan?

- Bos Kid - 1 day after, jam 8
DU: Weh yang milad, dikasih ucapan sepanjang kacang sama orang segudang juga masih gak nongol-nongol. Sibuk ngajarin nyanyi topi seleksi?
*seret Abay dari tempat persembunyian*

Gak terasa, kayaknya barusan kemarin kasih ucapan selamat di usia 20 en sekarang udah 21? Cepet amir.. Gw kemana aja ya?
Eniwei, met milad ya, semoga cepet ketemu jodoh yang sholehah, trus semoga warnetnya laris, trus semoga kita semua ditraktir ^_^

- PygmyPuff - 1 day after, jam 6 sore kurang
DU: happy birdday... selamat hari buruuung!! emang om hulk ultah tanggal berapa? 7 ato 8? kalo tanggal 8, mungkinkah yang dikatakan bobos Kid benar??

- Bleklip alias DaunItem yang katanya ultahnya bareng - 1 day after, jam 6 kurang
DT : *sembur pake butterbeer sampe jenggotnya lepas*
DU : Ultah juga Om? Yuhuuuuuuuuuu, met ultah aja ya Om...


Yang dari IAF

- Nalcado - Jam 12 malem lewat dikit
DU: met ultah, semoga cepet gede sukses selalu.. lol

- Silopa - Jam 12 lewat jg
du : hepi b'day ~ucapan dn doana uda td via sms~ XD

- Bonifasius - Jam 12 lewat
DU: Met ultah yee..,, minta traktirannya yah..,, saia pasti dateng ke bgr deh..,, Tongue

- Nata - Setengah 2 malem
du: met ultah yee...
inget gw tu orng ke 461 yg ngasiy ucapan ke lo wakakaka..

- Kadir a.k.a Reff - Setengah 2
DU: Selamat ultah, semoga ente tambah tua.
(masa makin muda? yang bener aja)
Ditunggu traktirannya hari senin... *evil grin*

- Sego Pecel - Setengah 2an
DU: met ultah aj dh.
kpn neh mau traktir saya. *halah sok kenal*

- BlackAnt - Setengah 6
Du : met ultah yah....walo blum knal jga aku doain moga apa yg kalian mau bisa terwujud deh.....eeh,benerkan yah sekarang ulang tahunnya?

- sensey05 - jam lapan
DU : Otanjoubi Omedetou !
Wish u all the best !
Mkn sukses n pjg umur.

- Sue, eh, Seu - Jam setengah sembilan
DU: maaf telat.. tp met ultah yee...

- Letnan Ari - Jem 10an
DU: SELAMAT ULANG TAHUN ya nak....
smoga sembuh dari sifat oro_mu...
wah,,klu gw urut2in gw jd yg ngucapin urutan ke 471 neh...
sesuai dg umur anda yg sekarang..jiahahahaha....

- KaizoEroji - Jam setengah 11
DU: met ulang tahun ya..
Itu aja,ga kepikiran yang lain..
*ga pandai berbasa basi*

- Ononame - Jam 12 malem (sehari kemudian)
DU: met ultah
traktiran avatar aja di gunbon Grin

- Runz - Jam 10 pagi (sehari kemudian)
DU :hepi b'dei yoo.. wish u all the best
kapan neh maen ganbon bareng?? run cwe asli lho.... wokwokwok

- Acosk - Jam setengah 11an (one day after)
DU: Met Ultah yah...
Otanjoubi Omedetou Smiley
Semoga panjang umur n tercapai apa yg diinginkan....
Tetap ramein IAF ya Smiley


Yang ngucapin via YM dan SMS
Ada Amanda, Silopa, hinata, seu, bonjing, boni, risvi, asha, my sister, boni, ono, reff, thy, ick, vey, abas, dll (sori yang ga kesebut)..

Well, pokoknya total semua yang ngucapin ada 857 orang lho. Malahan di rumah gw banyak banget surat yang belum dibaca. Euh, memang susah ya jadi seleb. Wekekeke... Oh yeah, anyway.. Thanks buat semuanya ya!
---------------------------------------------------------

Baiklah, sekarang mari kita lanjutkan dengan cerita apa yang terjadi saat hari-H tersebut.

Sendal Accident

Huhu, ultah kali ini memang pantas diberi judul seperti itu. Entah kenapa semua kejadian sial teh berhubungan dengan sendal.

Dimulai dari 3 hari sebelum ultah, dimana gw n sodara gw rekreasi di sungai deket rumah. Terus main-main air di situ. Dikarenakan gw terlalu semangat, maka sendal yang gw pake (sendal babeh neh) ngejeblos ke tanah sungai yang rada berlumpur, dan akhirnya hilanglah sendal tersebut. Gw pikir, 'ya, gak apa-apa deh, sendal ilang satu ini.. bisa beli lagi..'

But, then.. pas hari-H malem-malem di net, feeling gw kok ga enak gituh. Terus gw periksa aja deh di rak sendal, dan ajaib! Sendal gw raib!! Dasar kau maling, milih momennya pas banget! Salut gw ama lo.. *lho?*

Terus lagi, sorenya kan gw mau jalan-jalan ke mall sambil berburu film. Di tengah jalan... sendal yang gw pake (sendal lama seh) putus. Huks, gw seret-seret dah sendalnya ke warung terdekat buat beli sendal jepit. Alhasil ke mall pake sendal jepit deh. Huhu.. keren!

Yeah, ada apa dengan sendal. Kok bisa ya momennya pas banget gitu! Mungkin pesan yang bisa diambil dari kejadian ini adalah : "Wahai kalian teman-teman Abay, sendal si abay kan ada yang ilang atau putus, beliin kadonya sendal gih!" wohohoho *ngarep*

Tuesday, March 11, 2008

Tips-tips Berguna (bag. 1)

Ok, Fans, setelah sekian gw ga ngeapdet Blog, so sekarang mari kita lihat tips-tips keren dari gw, dijamin klo kalian mraktekin tips-tips di bawah ini bakalan jadi orang keren kayak gw.

# Tips Agar HandPhone tetep bagus
Pastinya kalian semua punya handphone kan? Sesuai jargon suatu iklan yang bunyinya, "Buat anak kok coba2", eh salah-salah, yang bener tuh, "Hare gene ga punya hape?! (Nyolong aje! *digebukin*)". Yeah, dengan ini mari kita dengarkan tips dari orang keren ini tentang tips agar HandPhone tetep bagus. Berikut ini tips-tipsnya :
  • Saat pertama kali membeli HandPhone, jangan buka segel plastiknya, atau kalau perlu jangan buka segel dusnya, dan simpanlah di tempat aman. Terus HP itu jangan pernah digunakan ya, pokoknya simpen aja deh, bisa di gudang, di bawah bantal, dikepit di ketek, dll. Dengan begini HP kalian pasti akan tetep bagus dan tak ada lecet sedikitipun.
  • Wah, bagaimana kalau sudah kepalang dipake? Tenang dulu aja sodara-sodara, masih ada tips yang tob markotob neh. Pertama-tama belilah casing yang bagus, ingat! Yang bagus, bukan yang mahal! Klo bisa dari baja (ditereakin: "Baja kan mahal, dodol!"). Tapi klo ga bisa nemu yang dari baja, beli aja yang dari besi, klo ga bisa juga beli yang dari alumunium, masih ga bisa? Beli yang gocengan aja deh, hehehe.. Eits, tapi hape bagus kan bukan karena casingnya aja, betul? Bisa jadi hapenya bagus kalau warnanya ijo (kayak hulk), atau pake motif-motif bunga, winnie the pooh, dll Eh, eta mah masih casing juga ya. Haha.. Ya udah lha tips kedua ini anggep aja, pake casing yang bagus, gitu aja kok repot! *dihajar yg baca*
  • "Euh, gaswat! Casing buat hape jenis tipe gw ga ada! Mana hape gw dah lecet-lecet pula neh!" teriak seseorang nan jauh di mata dekat di hati. Nah lho, gimana klo kasusnya kayak gitu? Ga ada casing buat hape itu? Gampaang. Usahakan simpan HP nya di kantong baju yang di atas itu, terus jatohin uang, n kita ambil deh uang itu. Nah, HPnya jadi jatoh kan? Terus tambah lecet juga? Ga usah kuatir, lakukan aja itu terus klo bisa sampe ga bisa nyala lagih. Setelah itu silakan laporkan kepada orang tua kalian, dan mintalah diganti baru. Beuh, dijamin hpnya bagus lagi deh.
Yeah, that's it! Segitu dulu aja tips yang gw beberkan dalam edisi kali ini. Mudah-mudahan kalo ada kesempatan di lain waktu bakalan dibuat tips lainnya yang dijamin berguna abis. Cao..!!

NB : Penulis tidak bertanggung jawab dengan resiko efek samping gara-gara menjalankan tips di atas. Huekekeke....

Wednesday, December 26, 2007

Beberapa Fakta Film Horor Indonesia

Setelah satu bulan ini gw banyak banget nonton film horor buatan Indonesia, jadi gw bikin deh beberapa fakta atau hal yang sering banget muncul di setiap film horor itu :
  1. Opening filmnya pasti adegan si calon hantu yang masi idup dibunuh ma seseorang atau justru openingnya ngeliatin penampakan hantu itu.
  2. Masih berhubungan ama poin pertama, kebanyakan tujuan si hantu tuh bales dendam ke yang udah membunuhnya. Aneh uy, klo dipikir-pikir nanti pas si hantu ngebunuh pembunuhnya berarti si pembunuh itu juga jadi hantu donx trus bales dendam lagi ke si hantu.. wkwkwkw
  3. Hantunya pada jahil bangets, kadang-kadang kan targetnya tuh bales dendam ke pembunuhnya, kok dia malah jahilin setiap orang yang lewat atau ke toilet.
  4. Pemeran utamanya kebanyakan gak normal ya.. Maksudnya tuh klo pas ada hantunya, bukannya ngacrit malah nyamperin.. Terus, hantunya kan sering muncul tuh, berarti harusnya mereka ga takut lagi donx kan udah terbiasa.. hehehe..
  5. Selalu ada adegan cewek mandi. Tiap film horor yang gw tonton selalu aja ada adegan cewek mandi terus dijailin si jurig.
  6. Hantunya kebanyakan pada ngefans ma si Spiderman. Abisan mereka tiap muncul hobi banget ngerangkak di dinding.
  7. Selalu ada adegan di diskotik. Adegan ini juga kayaknya cukup wajib bagi beberapa film horor, entah mo mencerminkan bahwa anak muda sekarang doyan ke diskotik atau gara-gara di diskotik tuh penuh orang jadi hantu bakalan males ke situ, so aman deh buat ngobrolin tentang hantunya.
  8. Harus ada dukun atau para(ab)normalnya. Ya, hu uh.. Klo ngga pemeran yang diganggu jurig curhat ke sapa atuh.
  9. Selalu aja di awal-awal ada pemain yang ga percaya ma penampakan terus ngomong sompral. Sudah dipastikan dialah yang bakal mati pertama kali.. wohoho
  10. Oh ya, satu lagi adegan yang kayaknya wajib ada juga. Adegan si pemeran utama lagi B-a-B terus diganggu deh.. halah..
  11. Cerita filmnya kebanyakan dangkal dan mudah ditebak. Jadi, cuma ngandelin hantunya bukan ceritanya.
  12. Sound film suka ngagetin, gimana penonton kagak keperanjat kaget atuh. Padahal adegan penampakannya mah biasa aja. Eh, eh, tapi ada beberapa film hantu yang rada beda ma yang lain tuh. Jadi, ga cuma modal ngagetin doanx.. Kayak film yang judulnya 'HANTU'.
  13. Spesial efek di film horor? Jangan harap dah.. Kebanyakan format filmnya kayak sinetron, jadi gambarnya tuh biasa aja. Bahkan beberapa adegan si hantu melayang suka keliatan tali yang nariknya.. So Shame!!
  14. Pemerannya tuh kagak pernah bayar listrik apa ya, atau kata temen sih mereka menerapkan pemakaian listrik 17-22 ituh. Abisan di rumahnya tuh selalu gelap mulu, padahal rumahnya segede apa tau...
  15. Hantunya udah ga gaptek lagi uy! Beberapa hantu udah bisa sms atau nelpun ke targetnya lho! hahaha.. Trus si jurig juga doyan maenin saklar listrik biar lampunya kedap-kedip.
  16. Ending film gantung.. Pastinya.. Supaya ada peluang dibikin sekuelnya.
  17. Produser n sutradara yang paling banyak bikin film horor tuh si S*an*ker ama K*ya P*gayo alias Pin*kan Utar* alias Nay*to Fio N**la (Satu orang neh, cuma nama samarannya banyak, tapi orang-orang dah pada tau. Jadi buat apa pake nama samaran ya? XD). Pantes aja setiap film horor banyak kesamaannya, wong sutradaranya kebanyakan dia.. Palingan beda hantunya ajah..
  18. Hantunya mengambil Urban Legend alias mitos-mitos masyarakat yang terkenal. Berarti tinggal tunggu lagi aja hantu apa yang belum dimunculin, hayo.. hantu-hantu siapa tuh yang mo ngajuin proposal supaya kisah kalian dibikin pelemnya!! *melihat ada beberapa anak HPI yang langsung ngantri* Wah, anak-anak HPI mah bukan hantu juga tetep aja pada ngasi proposal, pengen ngikut maen pelem itu mah. Dasar Narses !! *digorok anak HPI* *Jadi hantu paling keren!* *Anak HPI langsung pada ngiri* wekekeke
Hmm.. Udah ah segitu dulu. Mudah-mudahan film Horor Indonesia jadi lebih bermutu di masa yang akan datang supaya yang nonton jadi kagak rugi bayar tiketnya juga n filmnya ga kalah ama film luar. Cabut dulu!! *ngajak si Lily nonton film jurig*