#30hariMenulis hari ke-8

Yey, nafas kebebasan, batinku saat akhirnya aku keluar dari ruangan sempit nan gelap itu. Kehadiranku saat itu disambut dengan wajah gembiranya. Beberapa kali tubuhku dia bolak balikkan untuk memastikan setiap sudutku tidak memiliki cacat.

Kembali dengan senyum, dia hidupkan diriku, raut penasaran tampak di wajahnya saat dia melihat jam yang berputar di depanku.

Ah, akhirnya aku full telah hidup, aku coba menyapanya dengan sedikit suara musik, sekali lagi kulihat dia tersenyum. Kuperlihatkan padanya menu-menu yang bisa kulayani. Setelah itu dia mulai iseng, dia menekan-nekan tubuhku dengan jari telunjuknya. Lalu dia coba mengintip satu per satu menu yang kutawarkan.

Tak jarang kulihat dia merasa bingung setelah melihat menu yang menurutnya aneh. Hmm, wajarlah.. Dia belum mengenalku terlalu lama, sehingga belum tahu isi luar dalamku. Mudah-mudahan dengan seiringnya waktu, kau bisa mengenalku lebih baik ya, batinku.

Pokoknya aku akan senantiasa melayanimu sampai kapanpun. Dan jangan lupa, rawat aku dengan baik ya!

*Catatan dari sudut pandang hape*

Fin

Nb:
Pengennya sih panjang tapi masih ngantuk bekas kemaren ke Ujung Genteng :p

0 komen "#30hariMenulis hari ke-8", Baca atau Masukkan Komentar